Yang Menjadi Resiko Dari Swamedikasi

 

kesehatankeluarga.comRESIKO SWAMEDIKASI

Pengobatan sendiri membawa beberapa risiko, yaitu gejala tersamarkan dan tidak dikenali sebagai penyakit serius, selain penggunaan obat yang kurang tepat.

1)      Tidak mengenali keseriusan gangguan

Keluhan dapat dinilai keliru atau mungkin tidak dikenali sehingga pengobatan sendiri tidak menunjukkan perbaikan. Gangguan-gangguan bias menjadi lebih perah sehingga terlambat pengobatannya dan dokter mungkin perlu menggunakan obat-obat yang lebih keras.

2)      Penggunaan obat kurang tepat.

Resiko lain adalah dapat terjadinya pemilihan obat yang keliru, terlampau lama atau dalam takaran yang terlalu besar. Contoh-contoh terkenal adalah pada obat tetes hidung dan obat sembelit(laksansia), yang bila digunakan terlampau lama dapat memperburuk keluhan. Begitu pula apa yang dinamakan obat-obat alamiah, yang mencakup ramuan jamu dan tumbuhan yang dikeringkan, seringkali dianggap lebih baik dan lebih aman. Ini adalah suatu kesalah pahaman  karena juga jamu-jamu sering kali menggandung zat aktif dengan efek keras yang dapat menimbulkan efek samping berbahaya.

Guna mengatasi resiko tersebut,maka perlu sekali mengenali gangguan-gangguan tersebut. Selain itu dengan sendirinya aturan pakai atau peringatan yang selalu diikut sertakan pada kemasan, hendaknya ditaati dan dibaca dengan teliti.

BACA:  Tips Menggunakan Obat Bentuk Tablet untuk Pengobatan Sendiri

TOPIK MENARIK LAINNYA

Cara membuat darah dari betadin, proneuron obat, Apakah penderita asam lambung boleh minum antimo, conth statistik dalam informasi kesehatan, kewirausaahaan dalam bidang kesehatan, contoh cerata, Cara membius anjing lewat makanan, kucing minum yakult, ginseng direndam sprite, Fultaren, batuk dahak terasa asin, bir campor micin, makalah ekologi dan peran jamur, Cara melepas perban saat sunat, harga synapsyl

Leave a Reply