Obat-Obat Khusus Untuk Mengatasi Rasa Mual

a. Prometazin (phenergen).

Obat kuno ini (1949) bersifat antihistaminic kuat dengan khasiat menenangkan dan antimuntah yang kuat pula. Banyak digunakan dalam obat batuk anak guna meredakan rangsangan batuk, juga pada gangguan alergi untuk meringankan gejalanya (gatal-gatal, dan sebagainya). Mulai bekerja setelah ± 20 menit dan bertahan ± 6 jam.

 

Efek samping yang sering terjadi adalah pusing, mengantuk dan daya koordinasi buruk. Selain itu juga mulut kering dan penglihatan kabur. Oleh karena itu, pengemudi kendaraan atau operator mesin perlu diperingatkan mengenai efek samping yang berbahaya ini.

Dosis:

Dewasa dan anak di atas 8 tahun: 1 tablet (=25 mg) 0,5-1 jam sebelum memulai perjalanan. Bila perlu diulang setelah 6-8 jam. Secara terbatas dapat diberikan pada mual kehamilan, 1 tablet pagi hari.

Perhatian:

Sirop yang mengandung prometazin sebaiknya jangan diberikan pada anak dibawah usia 1 tahun, mengingat terdapatnya laporan efek samping serius (Sudden Infant Death Syndrome).

b. Dimenhidrinat (Dramamine, Antimo, Travon).

Sifat antihistaminnya setara dengan prometazin, begitu pula efek sampingnya. Mulai kerja setelah 15-30 menit dan bertahan 4-6 jam. Obat ini tidak dianjurkan bagi wanita dengan mual kehamilan atau yang menyusui.

Dosis

Dewasa dan anak 12 tahun ke atas: 1 tablet (=50 mg) 0,5 jam sebelum memulai perjalanan, anak 8-12 tahun 25 mg, 5-8 tahun 12,5 mg.

c. Metoklopramida (Primperan, Vomitrol) adalah obat yang berdaya antimual kuat dengan jalan memblokir reseptor-reseptor dopamine sehingga rangsangannya tidak mencapai pusat muntah. Disamping itu juga menstimulir pergerakan lambung usus.

Tidak efektif pada mual akibat mabuk jalan atau akibat obat kanker

Efek samping yang paling sering terjadi adalah mengantuk dan perasaan lelah, juga gelisah, sembelit, atau diare.

BACA:  Bagaimana Efek Samping Sebuah Obat Bisa Menjadi Efek Utama

Dosis

Oral 3-4 kali sehari 5-10 mg, anak maksimal 0,5 mg/kg/sehari.

Rectal: 2-3 kali sehari 20 mg (supositoria)

d.Domperidon (Motilium) termasuk kelompok obat-obat penstimulir peristaltic, yang berdaya memperkuat pengosongan lambung, yang peristaltiknya pada keadaan mual biasanya terhenti. Juga bekerja antimuntah dan berguna pada serangan migren.

Dosis: 3 kali sehari 10-20 mg.

TOPIK MENARIK LAINNYA

apakah freshcare bisa expired, Luka poros, Pengobatan alami luka poros, Efek luka poros, Kesandung pertanda apa, Arti kesandung kaki kiri, pil atom kegunaannya, manfaat pemberian supertetra pada sapi, cara mengeluarkan plastik dari perut sapi, kenapa kalpanax cair ditarik dari peredaran, kalpanax cair hilang dari peredaran, kalpanax cair ditarik dari peredaran, cara membengkokkan kaca pipet, bokep anak kecil, cara melarutkan kapur barus