Cara Mencegah Serta Merawat Rangka Tulang Sendiri

 

https://kesehatankeluarga.netPencegahan dalam rangka perawatan sendiri

Risiko osteoporosis dapat dikurangi dengan memeriksakan kepadatan tulang minimal setahun sekali, kemudian perhatikan pula cara-cara berikut:

1.Mengkonsumsi makanan yang kaya akan kalsium. Bila perlu minum suplemen yang mengandung vitamin D.

2. Mengkonsumsi produk olahan dari kedelai, misalnya tahu dan tempe karena kedelai mengandung fitoestrogen, suatu senyawa kimia yang menyerupai estrogen dan menyerupai estrogen dan bersifat melindungi tulang bagi wanita

3. Kurangi konsumsi garam dan kopi (mengandung kofein) yang menstimulir pengeluaran kalsium dari dalam tubuh.

4. Berhenti merokok. Perokok berat mempunyai risiko 10 sampai 20 kali menderita osteoporosis dari pada non perokok.

5. Untuk menghindari terjatuh, diperlukan tindakan-tindakan yang mengurangi kecenderungan jatuh, yang sering berakibat patah pergelangan tangan dan tulang pinggul. Salah satu tempat didalam rumah yang “berbahaya” dan sering mengakibatkan kecelakaan adalah kamar mandi. Dengan memasang satu atau dua alat penyangga untuk berpegangan, bahaya ini dapat diatasi.

6. Cukup berolah raga karenakegiatan fisik memperbaiki kelenturan otot, meningkatkan koordinasi dan keseimbangan sehingga mengurangi kemungkinan untuk jatuh, yang pada lansia merupakan salah satu sebab utama dari fraktur. Pada umumnya keseimbangan badan dan koordinasi sangat menurun pada usia lanjut.

Olahraga yang tepat untuk meningkatkan massa tulang adalah semua jenis olahraga yang menyebabkan tulang dan otot yang bekerja melawan gaya tarik bumi, yaitu gerakan-gerakan yang menyebabkan seluruh bagian kaki menahan berat tubuh.

Misalnya berjalan kaki dengan intensif selama 30 menit 4-5 kali seminggu. Aktivitas demikian menstimulir sel-sel pembentuk tulang dan inilah sebabnya mengapa para wanita yang berolahraga jalan secara teratur memiliki kepadatan tulang yang lebih besar dan mengurangi cedera patah tulang.

BACA:  Jenis Lensa Kontak dan Cairannya

Olahraga berlari dan aerobic bahkan lebih baik lagi bagi pertumbuhan tulang, tetapi untuk ini perlu mendapatkan petunjuk dari dokter apakah olahraga demikian masih cocok bagi sebagian para lansia.

TOPIK MENARIK LAINNYA

efek dari racun tikus, phenol glycerol, salep whitfield, Antimo campur kopi Hitam, Harga pipet di Apotik K24, efek samping neprholit, theramichin, cara mengatasi luka getah jambu mente, larutan burowi, penanganan mata terkena getah katus, Getah kaktus kena mata, Cara mengobati mata Terkena getah kaktus, anti nyeri kecelakaan, rohto cool untuk anak 3 tahun, ginjal minum yakult

Leave a Reply