Bahaya Penggunaan Obat dan Rehabilitasi Pasien Lepra

https://kesehatankeluarga.netLamanya pengobatan.

Dengan MDT gejala kulit dan luka akan sembuh dalam beberapa  bulan. Tetapi kuman masih tetap berada dalam selaput lendir, kulit dan saraf.

Oleh karenanya terapi harus dilanjutkan lama sekali sampai kuman lenyap seluruhnya dari jaringan, yaitu 6 bulan untu LT dan 2-3 tahun untuk LL.

Wanita hamil dan laktasi.

Dari dapson dan klofazimin belum terdapat cukup data mengenai keamanannya untuk janin. Obat-obat ini juga mencapai air susu ibu, maka selama terapi tidak dianjurkan menyusui bayi.

Rifampisin bila digunakan selama minggu terakhir kehamilan dapat menimbulkan perdarahan pada ibu dan anak. Untuk menghindarkannya diberikan vitamin K pada keduanya. Penggunaan rifampisin selama laktasi diperbolehkan, walaupun masuk dalam air susu ibu.

Rehabilitasi Sosial

Karena banyak pasien kusta menderita cacat di muka atau mutilasi lain pada tubuhnya, maka hal ini membawa stigma bagi dirinya dan seumur hidup akan dianggap sebagai pasien lepra.

Mereka dikucilkan dari masyarakat, dijauhi dari pergaulan sehari-hari dan terpaksa menjalani penghidupan terisolasi. Oleh karenanya setelah penyembuhan adalah penting sekali untuk menjalani psikoterapi guna memungkinkan rehabilitasi sosialnya.

BACA:  4 Jenis Allergen Penyebab Alergi

TOPIK MENARIK LAINNYA

Bokep lendir bawah umur, Supratul adalah, triplasiklin, apakah cairan infus bisa dibeli diapotik tanpa resep dokter, Kegunaan curut putih, obat cito warna orange, bubuk pembuat gatal di apotik, kapsul dumex, cara mengeluarkan plastik dalam perut kambing, ikan jeruk mengandung cacing pita, ginseng direndam sprite, benda yang berhubungan dengan api, pipet kaca di alfamart, harga synapsyl, manfaat lendir bekicot untuk asam lambung