Myalgic Encephalomyelitis atau Sindrom Kelelahan Kronis

http://kesehatankeluarga.netKeletihan

Sering kali seorang pasien mengeluh pada dokternya mengenai perasaan sangat lelah dan berkurangnya energi. Kadang dicurigai adanya suatu penyakit terselubung yang tidak diketahui. Tetapi berdasarkan pemeriksaan tubuh, darah dan air seni, dalam kebanyakan kasus tidak terdeteksi sebab-sebab organik.

Oleh sebab itu, keluhan samar-samar dan tak jelas ini pada umumnya hanya dianggap sebagai gejala keadaan murung atau sesuatu yang menyangkut beban dan kesukaran hidup sehari-hari. Penderita diberikan nasihat umum, seperti lebih banyak istrahat, memperhatikan makanan yang seimbang dan bergizi, bila perlu ditambah dengan suplemen vitamin dan supaya lebih sering melakukan aktivitas fisik.

Loading...

Baru pada tahun delapan puluhan perasaan lelah serta lemah yang berlarut-larut dan yang telah bertahan lebih dari 6 bulan, diakui oleh dunia ilmiah sebagai suatu penyakit serius. Sindrom kelelahan kronis ini diberi nama (bahasa latin) myalgic encephalomyelitis ( = ME ), yang berarti peradangan otak dan sumsum tulang dengan nyeri nyeri otot. Gejala umumnya disamping kelelahan yang sangat parah, berupa nyeri otot, demam ringan, nyeri kepala dan bengkaknya kelenjar limfe. Juga terdapat keluhan psikis, seperti gangguan konsentrasi, pelupa, depresi dan sukar tidur. Sering kali penyakit ini diderita orang muda usia 20-40 tahun yang cerdas, sangat aktif dan seolah-olah hanya hidup untuk bekerja. Hal ini mungkin menerangkan nama julukannya “yuppie flu”. Para wanita yang menderita gangguan ini 10 kali lebih banyak dari pada pria.

Timbulnya ME biasanya didahului oleh suatu infeksi, misalnya pada gigi. Setelah sembuh, perasaan lelah dan lesu bertahan. Penderita yang pada awalnya sehat dan penuh energy, kini hampir semua tenaganya telah terkuras. Kemauan untuk bekerja dan melakukan aktifitas masih tetap ada, namun tubuhnya tidak berenergi lagi. Keadaan ini tetap bertahan dan tidak akan hilang dengan istrahat.

Loading...