Obat Vinkristin dan Podofilin

 

https://kesehatankeluarga.netVinkristin (krebin, Oncovin) (1963) pada garis besarnya sama spectrum kerja dan penggunaannya dengan vinblastin, antara kedua obat tidak terdapat resistensi-silang lengkap.

Pada leukemia limfoblast obat ini lebih ampuh, terutama bila dikombinasi dengan sitostatika lain. Obat ini juga banyak digunakan pada M.non-Hodgkin dan tumor anak-anak.

Efek sampingnya sama dengan vinblastin, tetapi myelosupresi lebih ringan, sedangkan neurotoksisitasnya lebih besar.

Dosis: 1 X seminggu 0,05-0,15 mg/kg (sulfat).

Vindesin (eldisine) adalah derivate semisintesis dari vinblastin (1980) yang kurang myelosupresif dan neurotoksis dari pada vinkristin. Obat ini hanya digunakan dalam kombinasi dengan onkolitika lain.

Dosis: infuse i.v. 3 mg/m2/hari setiap 7-10 hari.

Podofilin

Damar ini diperoleh dari akar tanaman Amerika Podophyllum peltatum yang antara lain mengandung zat antimitotis podofilotoksin.

Dua glikosida semisintetisnya adalah etoposida dan teniposida (VM-26,Vumon), yang berdaya merintangi mitosis, mungkin dengan cara menghambat enzim topoisomerase-II sehingga terjadi pemecahan DNA.

Penggunaan podofilin sendiri sudah obsolete, tetapi larutannya 25% dalam alcohol jarang-jarang masih digunakan pada kutil berbentuk “kembang kol” pada alat kelamin (condylomata acuminata).

BACA:  Gangguan Kulit dan Jenis Obat-Obat Kulit

TOPIK MENARIK LAINNYA

efek dari racun tikus, phenol glycerol, salep whitfield, Antimo campur kopi Hitam, Harga pipet di Apotik K24, efek samping neprholit, theramichin, cara mengatasi luka getah jambu mente, larutan burowi, penanganan mata terkena getah katus, Getah kaktus kena mata, Cara mengobati mata Terkena getah kaktus, anti nyeri kecelakaan, rohto cool untuk anak 3 tahun, ginjal minum yakult