Loading...
kesehatankeluarga.net

Cara Menggunakan Obat Tetes telinga

Tetes telinga Di sini pun obat biasanya terlarut atau terbagi halus dalam air atau cairan lain. Kebanyakan mengandung obat anti nyeri atau anti bakteri terhadap infeksi kuman dan peradangan dari liang telinga. Peradangan dari telinga tengah kebanyakan diobati dengan antibiotika melalui mulut karena tidak dapat dicapai oleh obat tetes. Pada umumnya pembuatannya harus saksama(isotonis) dan larutan sedapat mungkin bebas dari kuman atau jamur....

kesehatankeluarga.net

Cara menggunakan Obat tetes Mata pada Anak

Tetes mata Persyaratan pembuatannya lebih ketat dari pada obat tetes lainnya, yakni selain isotonis, larutan harus memenuhi persyaratan mengenai derajat ke asaman(pH) dan sterilitas. Tetes mata yang tidak isotonis dan memiliki pH yang terlalu tinggi atau rendah dibandingkan dengan cairan pada mata dapat merangsang dan merusak mata. Tetesan yang tidak steril dapat mengakibatkan infeksi pada mata yang akhirnya bisa menyebabkan kebutaan. Ujung...

kesehatankeluarga.net

Cara Menggunakan Obat Tetes Hidung

Tetes hidung Pada umumnya obat terarut dalam air dan digunakan terhadap hidung tersumbat akibat membengkaknya selaput lendir, juga pada nyeri telinga akibat tersumbatnya saluran eustachius. Dalam hal terakhir obat janganlah diteteskan kedalam telinga, melainkan kedalam hidung! Semua tetes hidung mengandung suatu zat pengawet untuk menghindarkan pertumbuhan kuman dan jamur. Obat tetes hidung harus memenuhi persyaratan tertentu(isotonis) agar...

https://kesehatankeluarga.net

Obat-Obat Khusus Untuk Penyakit Mata

a. Ksilometazolin (Otrivin) bekerja menciutkan pembuluh darah (vasokonstriksi) dan digunakan sebagai dekongestivum selaput lendir yang bengkak dihidung dan mata pada salesma dan sinusitis. Penggunaannya sebagai tetes hidung hanya untuk 3-5 hari, karena dapat mengakibatkan kebiasaan dan hidung tersumbat kronis. Dosis: tetes hidung 0,1% 1-3 kali sehari 2 tetes ditiap lubang, anak 2-6 tahun larutan 0,05%. Oksimetazolin (Afrin, Iliadin) adalah...

https://kesehatankeluarga.net

Cara Mencegah dan Mengobati Alergi dalam Keluarga

Penanganan sendiri Untuk mengatasi gejala alergi lazimnya digunakan antihistaminika, misalnya prometazin, feniramin dan deksklorfeniramin dalam bentuk tablet, sirop, tetes hidung atau tetes mata. Obat-obat ini tersedia sebagai obat bebas terbatas. Sirop prometazin sebaiknya jangan diberikan pada anak dibawah usia 1 tahun. Tetes hidung dengan antihistaminika adalah demitinden (Vibricil, komb) yang terkontaminasi dengan fenilefrin. Zat terakhir...

https://kesehatankeluarga.net

Jenis Obat Tetes Mata

a. Zat penyempit pembuluh (vasokonstriktor) digunakan untuk mengobati gejala-gejala, seperti rasa nyeri, gatal-gatal, kemerahan dan perasaan “terbakar”. Yang banyak digunakan adalah ksilometazolin (Otrivin), oksimetazolin (afrin, iliadin) dan fenilefrin (Indofrin). Obat-obat ini juga berkhasiat menghilangkan pembengkakan selaput lendir, terdapat pula dalam obat tetes hidung tersumbat. Digunakan 3-6 kali sehari 1-2 tetes pada mata (dan di...

Zat Pengawet dan Masa Kadaluarsa Obat

Masa kadaluwarsa obat Masa kadaluarsa obat tergantung dari susunan dan cara penyimpanannya. Obat yang mengandung cairan paling cepat terurai karena bakteri dan jamur dapat tumbuh baik di lingkungan lembab. Oleh karena itu, terutama obat tetes mata, telinga dan hidung, larutan, sirop dan krem yang mengandung air sangat pendek jangka kadaluwarsanya. Zat pengawet Obat-obat dengan kadaluwarsa pendek biasanya dibubuhi zat pengawet, dengan tujuan...

kesehatankeluarga.net

Cara Menggunakan Obat Cair dan Obat Tetes

Obat cair dan obat tetes Dalam bentuk ini obat biasanya sudah terlarut seluruhnya dan cairannya bening. Bila obat sukar atau tidak terlarut dalam air, obat sudah terbagi dalam keadaan sangat halus; cairannya tidak bening dan disebut suspense. Lambat laut obat akan mengendap dan agar obat terbagi dengan baik dalam cairan, maka perlu sekali untuk mengocok suspense dengan baik sebelum ditakar dan diminum. Cara menggunakan Cairan selalu ditakar...

kesehatankeluarga.net

Tips Menggunakan Obat Melalui Mulut

Obat dapat digunakan dengan berbagai cara, tetapi obat-obatan yang digunakan untuk swamedikasi hanya melalui mulut, melalui dubur, dan melalui kulit/selaput lendir(salep,krem, tetes mata/hidung/telinga). Obat yang digunakan melalui mulut dinamakan obat dalam, sedangkan semua obat lainnya, termaksud yang digunakan melalui dubur dan kulit disebut obat luar. Juga tetes mata, hidung dan telinga, obat injeksi dan inhalasi termaksud obat luar. Cara...

https://kesehatankeluarga.net

Dosis Obat Idoksuridin atau Cendrid

Idoksuridin: IDU, Cendrid Zat nukleosida ini memiliki struktur kimia yang mirip asam-asam amino dan DNA (1962). Berkhasiat virusstatik terhadap sejumlah virus DNA, antara lain HSV, Varicella dan Vaccinia (cacar sapi). Seperti zat-zat nukleosida lainnya (RT blockers) di dalam sel difosforilasi menjadi trifosfatnya yang aktif. Dengan dimasukkannya zat ini ke dalam DNA virus sebagai pengganti thymidin, replikasi virus dikacaukan. Keberatannya...

Loading...