Tips untuk mengatasi Kelelahan Karena Kekurangan Darah

http://kesehatankeluarga.netBesi (ferosulfat, ferofumarat).

Untuk mengatasi kelelahan yang diakibatkan kekurangan darah dan besi, tersedia banyak sediaan bebas. Tetapi selayaknya penggunaannya harus dibawah pengawasan dokter,berhubung karena diagnosisnya perlu ditentukan kadar Hb (hemoglobin). Kadar Hb normal untuk pria adalah 14-18g/dl dan wanita 12-16g/dl. Pada umumnya setelah 2-3 bulan kadar Hb sudah menjadi normal kembali.

Yang lazim digunakan adalah garam besi ferosulfat (Ferogradumet) dan ferofumarat (fumafer). Garam besi dalam bentuk feri penyerapannya buruk, misalnya feriamoniumsitrat sehingga efeknya kurang ampuh.

Loading...

Efek sampingnya dapat berupa keluhan saluran cerna, seperti nyeri lambung dan mual, diare atau sembelit. Tinja akan berwarna hitam selama menggunakan sediaan besi.

Dosis: tablet besi harus diminum 1 kali sehari dan sebaiknya 1 jam sebelum makan karena absorbs besi dikurangi oleh makanan dan susu. Bila timbul keluhan lambung (mual, nyeri) sebaiknya diminum setelah makan.

Perhatian! Anak kecil sangat peka terhadap sediaan besi dan pernah terdapat laporan mengenai keracunan akut.

Karnitin dan ubikinon (Q10).

Karnitin adalah asam amino tubuh sendiri, yang terdapat dalam otot dan dalam makanan (daging merah). Ubikinon pun terdapat dalam setiap sel tubuh manusia, aneka jenis makanan, ikan, daging, kacang-kacangan dan sayuran. Merupakan antioksidan kuat dan berkhasiat menstimulasi pembentukan energy dalam sel serta memperkuat detak jantung. karnitin mensuplai zat-zat lemak untuk diolah oleh Q10.  Digunakan sebagai zat aktifnya, yakni asetil-karnitin (ALCAR) dengan dosis 4 kali sehari 2 g selama 1 minggu, lalu 1-2 g sehari. Bersama ubikinon 2 kali sehari 100mg.

Loading...