Tips Obat Untuk Mengobati Diare


http://kesehatankeluarga.netPengobatan oleh dokter

Obat-obat pada postingan sebelumnya dapat digunakan untuk penanganan sendiri diare virus ringan, tetapi tidak berguna untuk diare yang disebabkan oleh bakteri, seperti disentri basiler dan kolera. Untuk penyakit ini tersedia sejumlah obat lebih efektif yang dapat memusnahkan bakteri penyebabnya dalam usus. Obat anti bakteri demikian meliputi beberapa jenis sulfa (sulfasuksidin dan sulfaguanidin) dan anti biotika (neomisin), yang hanya dapat diperoleh atas resep dokter.

Untuk diare yang penyebabnya virus, obat-obat ini tidak efektif karena tidak bekerja antivirus dan tidak mempercepat penyembuhan.

Obat-obat tersendiri


Dibawah ini akan dibahas beberapa obat diare untuk penanganan sendiri sesuai urutan kepentingannya.

  • O.R.S.= garam rehidrasi oral (Oralit, Kristalyte, dan lain-lain) adalah campuran garam dan glukosa dalam perbandingan yang mirip dengan cairan tubuh. Oleh karena itu penting untuk diberikan pada penderita diare untuk menggantikan air yang hilang akibat diare yang hebat, muntah dan berkeringat, khususnya pada anak kecil dan orang lanjut usia. Dengan demikian dapat dihindari terjadinya kekeringan (dehidrasi) yang kerap kali berakibat fatal. Susunan garam rehidrasi yang dianjurkan WHO (1989) untuk negara-negara berkembang terdiri dari Natrium Klorida 3,5g, kaliumklorida 1,5 g, natrium bikarbonat 2,5 g dan glukosa 20 g. sediaan dengan komposisi ini terdapat dalam setiap kantong/sachet Oralit untuk pembuatan 1 liter larutan.

Dosisnya: 1 sachet ORS dilarutkan dalam 1 liter air matang. Bayi dan anak-anak dengan dehidrasi : 10 ml/kg berat badan setiap jam sampai gejalanya hilang (dalam waktu 6-8 jam) dan sebaiknya diberikan sendok demi sendok.

Untuk pemeliharaan : 10 ml/kg berat badan setelah setiap kali buang air besar. Dewasa : 1,5 – 2 liter diminum sepanjang hari.

  • Loperamida (imodium) memiliki khasiat anti diare yang sangat kuat. Bekerja terhadap dinding usus dengan memulihkan keseimbangan yang terganggu antara penyerapan dan sekresi air. Mulai kerjanya cepat dan bertahan agak lama.

Efek samping pada dosis biasa jarang sekali, dapat berupa mual, nyeri perut dan mulut kering. Loperamida tidak dianjurkan bagi wanita hamil dan anak dibawah usia 1 tahun karena dapat mengakibatkan lemah otot dinding usus.

Dosis: untuk dewasa selalu dimulai dengan 2 tablet sekaligus dan disusul dengan 1 tablet setiap 2 jam sampai diare berhenti dan maksimum 8 tablet per 24 jam . anak di atas usia 8 tahun dapat diberikan maksimal 5 kali sehari 1 tablet, sedangkan anak dibawah usia 8 tahun diberikan sirop (loremid, mecodiar dan normudal) dengan dosis berdasarkan berat badan

  • Arang aktif (karbo, bekarbon, norit) adalah arang halus yang telah diaktifkan secara khusus. Dalam usus berdaya mengikat pada permukaannya banyak jenis zat dengan struktur tertentu (molekul besar), misalnya zat racun yang berasal dari bakteri (toksin). Banyak jenis obat juga dapat terikat padanya, antara lain obat antinyeri parasetamol dan asetosal, serta obat batuk prometazin, pil anti hamil dan antibiotika. Oleh karena itu obat-obat ini jangan diminum serentak dengan arang aktif, tetapi beberapa jam sesudahnya. Karbo aman bagi wanita hamil dan yang menyusui.

Dosis: pada diare 2-3 kali sehari 3-4 tablet dari 250 mg. pada keracunan: 10 tablet sekaligus dan diulang beberapa kali setiap 15 menit. Tinja menjadi hitam.

  • Pektin (Kaopectate, komb) adalah zat karbohidrat yang terdapat didinding sel dari semua tumbuhan dan berfungsi sebagai bahan pelekat antar-sel. Diperoleh dari buah apel dan bagian dalam (putih) dari kulit sejenis buah jeruk. Larut dalam air dengan membentuk jel. Oleh karena itu digunakan sebagai bahan pembuatan jem. Dalam sediaan antidiare berguna sekali sebagai zat pengikat toksin dan zat pembesar volume isi usus, sering kali dikombinasi dengan kaolin. Wanita hamil dan yang menyusui dapat dengan aman minum obat ini.

Kategori Obat-Obatan :: Kata Kunci: , , , fluimucil 600 boleh dibkunyah, komposisi ajinomoto, kegunaan mecodiar, obat anti diare kaotin, Obat diare koatin0 Komentar

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.