Tips Makanan dan Minuman Untuk Mengatasi Kelelahan

http://kesehatankeluarga.netMakanan.

Suatu penyelidikan telah menyimpulkan, bahwa orang yang tidak makan pagi, mudah merasa lelah. Bila kepada mereka diberi sarapan pagi yang banyak mengandung protein (daging, ikan, telur, susu dan jenis kacang-kacangan), ternyata tubuh merasa segar dan penuh semangat sepanjang hari. Hal ini berbeda bila makan pagi sarat dengan karbohidrat (nasi, singkong, roti, kue-kue) yang merupakan “fast burner”. Sekitar pukul sepuluh pagi seluruh makanan sudah “terbakar” dan kadar gula darah menjadi demikian rendah sehingga mengakibatkan menurunnya konsentrasi dan produktivitas yang disertai timbulnya perasaan lelah. Kesimpulannya adalah: selalu mengawali hari dengan sarapan pagi yang mengandung protein, misalnya yoghurt.

Makanan tepat.

Loading...

Selanjutnya dianjurkan untuk berusaha menyusun makanan sehari-hari yang seimbang. Makanan tepat harus terdiri dari karbohidrat (nasi, roti, singkong, bakmi, bihun, macaroni), protein (daging atau ikan) dan telur 2-3 kali seminggu serta serat gizi(sayur-mayur ±250g dan 2-3 butir buah-buahan). Juga lemak, sebaiknya dalam bentuk minyak kedele, jagung atau kembang matahari, tetapi jangan sebagai lemak/mentega hewan.

Minuman.

Tergantung dari keadaannya, seseorang membutuhkan 1,5-2 liter air dalam sehari. Perasaan dahaga mengingatkan kita supaya minum dengan cukup,tetapi pada lansia (seperti halnya dengan kebanyakan proses tubuh) perasaan haus tidak berfungsi dengan baik lagi. Sebagai akibat terjadilah kekurangan cairan yang menimbulkan turunnya tekanan darah dan perasaan letih-lesu. Akhirnya dapat terjadi dehidrasi yang membahayakan. Oleh karena itu harus diperhatikan, terutama oleh para manula, untuk minum 5-6 gelas air per hari, juga bila tidak merasa haus.

Loading...