Sindrom Kematian Bayi Mendadak

http://kesehatankeluarga.netSuddent Infant Death Syndrome (Sindrom kematian bayi mendadak) jarang terjadi dan biasanya menimpa bayi usia 2-6 bulan.

Selama beberapa tahun terakhir, riset menunjukkan bahwa para orang tua dapat melakukan hal-hal tertentu untuk meminimalkan risiko kejadian ini.

a. Letakkan bayi anda tidur telentang ketimbang miring dan jangan pernah menaruhnya telungkup.

Loading...

b. Jangan berlebihan memakaikan baju bayi anda.

Selimut bertudung dan kantong tidur bayi menyulitkan bayi untuk meronta keluar jika mereka kepanasan. Kedua benda ini tidak boleh digunakan dengan selimut tambahan.

c. Jaga suhu kamar bayi anda tetap sejuk dengan ventilasi baik, terutama pada musim panas.

Suhu 18-200C adalah yang terbaik.

d. Gunakan seprei atau selimut katun dengan anyaman renggang dan hangat.

Jangan gunakan duvet, selimut perca, atau wol serta bantal atau pelindung ranjang.

e. Jangan pernah merokok diruangan tempat bayi anda tidur atau ketika anda bersamanya.

Lebih baik lagi, berhentilah merokok sama sekali (penelitian menunjukkan bahwa bila ibu merokok selama kehamilan, bayi mereka 15 kali lebih berisiko mengalami sindrom ini).

f. Jika anda baru merokok, minum alcohol, atau sangat lelah, jangan tidur diranjang yang sama dengan bayi anda. Idealnya, jangan berbagi tempat tidur dengan bayi anda sama sekali, terutama dalam 4 bulan pertama.

g. Tempatkan kaki bayi anda hingga bersentuhan dengan bagian bawah ranjang berpagar untuk mencegah ia menggeliat dibawah selimut.

Loading...