SEJARAH PENCEGAHAN PENYAKIT DENGAN ILMU KEDOKTERAN

Kesehatankeluarga.netDalam perkembangan waktu, orang mulai berfikir lebih rasional dan mempelajari struktur serta fungsi tubuh manusia baik dalam keadaan sehat maupun dalam keadaan sakit. Atas dasar pengetahuan ini orang dapat belajar mendapatkan gejala fungsi badan yang abnormal, membuat alat bantu diagnostik, sehingga dapat mendiagnosa penyakit, serta belajar atau berusaha untuk dapat memulihkan fungsi yang tidak normal menjadi normal kembali dengan berbagai cara yang tersedia. Inilah yang merupakan asal mula ilmu kedokteran.

Ilmu kedokteran ini kemudian, walaupun telah dapat menyembuhkan penyakit, ternyata masih belum dapat mengatasi wabah-wabah yang melanda masyarakat, karena ilmu kedokteran tidak mencegah penularan penyakit tetapi mengobati orang yang telah sakit secara individual. Oleh karena itu timbul pemikiran untuk mencegah penyakit dan jadilah ilmu kedokteran pencegahan. Pada awalnya,pencegahan penyakit dilakukan dengan membuat vaksin untuk dapat memberi immunitas pada orang, sehingga iya diharapkan tidak akan terkena penyakit.

Vaksin pertama dibuat oleh Edward Jennert, yang melihat bahwa pemerah susu yang mengidap penyakit cacar sapi tidak terjangkit variola (penyakit cacar pada manusia) sewaktu meletus wabah penyakit tersebut. Berdasarkan observasinya, iya mencoba memberi imunitas pada masyarakat dengan menggunakan keropeng cacar sapi, dan ternyata, orang-orang ini tahan terhadap variola. Selanjutnya, berkembanglah usaha pembuatan vaksin terhadap berbagai penyakit. Tetapi hal ini kemudian ternyata belum juga efektif dalam memberantas wabah, karena pendekatannya masih sangat individual,yaitu hanya memperhatikan elemen manusia saja dari tiga elemen yang menentukan terjadinya penyakit (manusia/masyarakat, agen penyakit, dan lingkungan).