PERAN SERTA MASYARAKAT DAN FILOSOFI KESEHATAN

By Najwa Mahesanti Categories: Info Kesehatan, Penyakit

kesehatan keluarga.netSebagai contoh, ambillah kasus penyakit typhus abdominalis. Masyarakat bisa memperoleh keuntungan dari ilmu kedokteran pencegahan ini, misalnya, untuk mencegah penyakit typhus abdominalis masyarakat dapat memanfaatkan vaksin terhadap typhus yang telah tersedia. Tetapi mencegah penyakit typhus tidak cukup hanya dengan vaksinasi saja. Partisipasi seluruh masyarakat sangat diperlukan. Penyakit typhus, dilihat dari segi medis-teknis, tidak lagi merupakan permasalahan; baik penyebabnya, gejalanya, cara penularannya, diagnostiknya, cara pengobatannya, dan cara pencegahannya sudah lama diketahui dan dilaksanakan. Akan tetapi pada kenyataannya, penyakit tersebut masih saja terdapat, bahkan kadang-kadang dalam proporsi epidemis.

Para ahli yang mengetahui serta melaksanakan pemberantasan penyakit typhus ini,baik secara langsung maupun tidak langsung, sudah banyak jumlahnya. Yang belum didapatkan adalah perilaku atau keadaan sosial budaya masyarakat yang secara penuh menunjang program ini. Sesuai dengan definisi “ kesehatan masyarakat “ yang diberikan oleh winslow, maka masyarakat hanya akan sehat, apabila setiap insan ikut serta menyehatkan dirinya sendiri serta lingkungannya. Tanpa partisipasi masyarakat ( termaksud partisipasi para ahli ), kesehatan tidak akan tercapai. Filosofi inilah yang dipegang oleh para ahli kesehatan masyarakat.