Penggunaan Sulfonamida Pada Ibu Hamil dan Menyusui

http://kesehatankeluarga.netKehamilan dan laktasi.

Penggunaan sulfonamide harus dihindari pada triwulan terkahir kehamilan karena resiko timbulnya icterus inti pada neonati (akibat pembebasan bilirubin dari ikatan protein plasmanya).

Mengenai penggunaannya pada bulan-bulan pertama kehamilan tidak terdapat cukup data. Karena sulfonamide masuk ke dalam air susu ibu maka ada kemungkinannya timbulnya icterus, hiperbilirubinemia dan reaksi-reaksi alergi pada bayi yang diberi susu ibu.

Loading...

Kotrimoksazol tidak boleh diberikan pada bayi dibawah usia 6 bulan berhubung resiko efek sampingnya. Semua sulfonamide juga tidak boleh diberikan pada penderita gangguan fungsi hati dan ginjal.

Resistensi sering kali terjadi dengan pesat terutama bila sulfa digunakan untuk profilaksis, misalnya pada infeksi saluran kemih kronis.

Khususnya gonocci dan meningococci agak mudah menjadi resisten, begitu pula streptococci bila digunakan lebih lama dari 3 minggu.

Actinomyces dan Chlamydia trachomatis masih sensitive,sedangkan efeknya terhadap E.coli, Hemophilus dan kuman gram negative lainnya tidak menentu.

Diantara semua derivate terdapat resistensi silang. Tipe resistensi yang dikenal adalah berdasarkan plasmid (Faktor R) dan juga karena bakteri  mampu membuat PABA-nya dalam jumlah berlebihan.

Dosis.

Guna mencapai kadar darah yang cukup tinggi pengobatan harus dimulai dengan loading dose, yaitu dosis ganda dari 1-2 g untuk kemudian disusul dengan 0,5-1 g setiap 6 jam. Derivate-derivat long-acting dapat ditakarkan 1 x sehari.

Loading...