Obat Nitrofurantoin Untuk Infeksi Saluran Kemih

http://kesehatankeluarga.netNitrofurantoin: Macrofuran, Furadantin/MC

Derivate nitrofuran ini (1994) berkhasiat bakterisid dengan spectrum luas terhadap kuman-kuman Gram positif dan gram negative, termasuk Str.fecalis dan E.coli.

Nitrofurantoin tidak aktif terhadap Pseudomonas  dan proteus sedangkan banyak suku Klebsiella dan Enterobacter sudah resisten.

Loading...

Daya bakterisidnya berdasarkan inhibisi enzim kuman yang terlibat pada siklus krebs (siklus sitrat) sehingga timbul kekurangan energy bagi pertumbuhannya.

Resistensi tidak mudah terjadi dan hanya dapat timbul setelah penggunaan lama, tetapi jarang terhadap E.coli dan bakteri usus lainnya yang justru sering kali dilaporkan menjadi resisten terhadap sulfa dan antibiotika.

Hal ini disebabkan oleh resorpsinya yang baik sehingga sedikit sekali obat tiba di usus besar untuk dikeluarkan dengan tinja.

Kombinasi

Nitrofurantoin dapat dikombinasi dengan desinfektans kemih lainnya yang juga bekerja bakterisid begitu pula dengan sulfonamida. Namun zat ini tidak dapat dikombinasi dengan asam nalidiksinat karena bekerja antagonistis.

Resorpsinya dari usus hampir lengkap dengan ekskresi pesat (t½ = 20 menit) maka kadar plasma tetap rendah sedangkan dalam kemih mencapai kadar bakterisid.

Dalam hati separuhnya dirombak menjadi metabolit inaktif (aminofuran) yang membuat kemih berwarna coklat. Nitrofurantoin, yang berwarna kuning, bekerja optimal dalam kemih asam (pH 5-6).

Pada pH tinggi tidak efektif misalnya pada infeksi oleh kuman pembentuk urease. Oleh karena itu dianjurkan untuk terlebih dahulu memeriksakan pH air seni sebelum menjalankan terapi dengan obat ini. Saran ini terutama berlaku bagi pasien yang mengalami infeksi residif.

Efek samping yang sering terjadi adalah mual dan muntah (10%) mungkin karena khasiat emetic sentral. Kadang-kadang terjadi neuritis. Zat  ini tidak boleh digunakan bila fungsi ginjal terganggu.

Kehamilan.

Nitrofurantion dapat digunakan selama 6 bulan pertama kehamilan dan tidak dianjurkan pada 3 bulan terakhir kehamilan berhubung adanya risiko anemia hemolitis pada bayi. Obat juga ditemukan di air susu ibu dalam jumlah kecil maka perlu berhati-hati minum obat ini selama laktasi.

Dosis: selama 3-5 hari 4 dd 50-100 mg d.c untuk mengurangi mual. Pada infeksi menahun: 3 dd 50 mg; sebagai profilaktikum: malam hari 50-100 mg.

Tablet MC mengandung Kristal  (macrocystal) dari 75-180 mikron yang lebih lambat melarut maupun diresorpsinya. Karena ini mengahasilkan kadar darah tanpa mencapai puncaknya dengan efek lebih jarang timbulnya mual dan muntah.

Loading...