Mengenal Zat Terbang Obat Rema dan Kerugian Obat Gosok

Zat-zat terbang

Sediaan obat-obat ini biasanya mengandung suatu zat mudah menguap, yang kurang lebih memiliki khasiat mematikan rasa  (dan nyeri), mengendurkan kejang, melebarkan pembuluh, dan bersifat antiseptic.

Zat ini bila digosokkan pada kulit, pada permulaan memberikan rasa dingin, yang kemudian disusul oleh perasaan hangat dan nikmat. Juga wangi zat ini menunjang efek baiknya.

Loading...

Yang banyak digunakan adalah mentol, kamfer dan timol, begitupula minyak atsiri seperti terpentin (Sloan), eukaliptol (dalam minyak kayu putih), minyak kayu putih, minyak permen, minyak cemara (pine), minyak cengkeh dan minyak pala (Obat Macan, Balsamex).

Obat-Obat Rema (antiradang).

Untuk luka-luka yang disertai pembengkakan (misalnya karena tendangan, terpukul atau benjol dikepala karena terjatuh) tersedia suatu krem dengan benzidamin (Tantum Forte), yang berkhasiat antinyeri dan antiradang.

Begitupula obat-obat rema seperti jel diklofenak (Voltaren) dan jel piroksikam (Feldene), yang kedua-duanya merupakan obat atas resep.

Kerugian obat gosok.

Sebetulnya obat-obat gosok tidak memberikan masalah dalam penggunaannya. Hanya kadang-kadang terjadi reaksi kulit (ruam) pada mereka yang peka berlebihan.

Selain itu baunya sering kali sangat keras, khususnya obat gosok yang mengandung metilsalisilat (dalam akar wangi) atau salah satu minyak terbang.

Pada anak-anak hendaknya berhati-hati dengan semua obat gosok ini karena pada umumnya penyerapan zat oleh kulitnya adalah jauh lebih banyak dari pada orang dewasa.

Perhatian!

Semua obat gosok ini tidak boleh digunakan pada kulit yang rusak (luka”terbuka”) karena dapat sangat merangsang. Begitu pula kontak dengan selaput lendir (mata,hidung) dan bagian kulit yang sangat peka (lipatan paha, ketiak) harus dihindarkan.

Setelah menggunakan obat gosok sebaiknya kulit jangan ditutup dengan kasa atau plester untuk menghindarkan terbentuknya lepuh.

Bila terjadi reaksi yang tidak diinginkan, penggunaan obat gosok supaya segera dihentikan. Bila setelah 3-4 hari nyeri otot belum juga hilang, perlu untuk di periksa dokter.  

 

Loading...