Manfaat Ginseng dan Bawang Putih sebagai Obat Kelelahan

http://kesehatankeluarga.netGinseng (kolesom, pharmaton formula).

Sejak berabad-abad “akar kehidupan” (bahasa cina : “akarnya mirip orang”) digunakan dinegeri cina dan korea sebagai “zat penyembuh segala penyakit” (bahasa yunani: panacea = obat ajaib) dan khususnya sebagai obat penguat jasmani dan rohani. Tumbuhan panax ginseng ini ditanam dikorea utara dan akarnya baru dipanen setelah 6 tahun. Kemudian untuk mengawetkannya sering kali dipanaskan dengan uap, warnanya berubah dari putih menjadi kemerahan. Ginsengmerah” dikatakan lebih kuat daya kerjanya.

Ginseng amerika mengandung lebih sedikit zat aktif dan hargannya juga lebih rendah.

Loading...

Terutama digunakan para lansia untuk menanggulangi keadaan letih dan lemah. Ginseng mengandung zat aktif (ginsenosida), yang berkhasiat mengurangi perasaan letih lemah dan meningkatkan daya konsentrasi. Pada umumnya ginseng memperkuat kekebalan sehingga tubuh lebih tahan terhadap segala jenis penyakit.

Efek-efek samping hanya terjadi pada dosis tinggi dan berupa diare, ruam dan meningkatkan tekanan darah.

Dosis: 3 g potongan akar kering diseduh dengan secangkir air mendidih dan setelah 15 menit diminum, 3 kali sehari selama 3-4 minggu. Dapat pula potongan akar tersebut dikunyah, untuk kemudian ditelan.

Pharmaton mengandung 40 mg ekstrak ginseng yang telah distandardisasikan bersama vitamin-vitamin, kalsium, besi dan lesitin.

Dosisnya: 2 kapsul sehari selama 2-3 minggu, lalu 1 kapsul sehari selama 1-2 bulan.

Bawang putih

Berasal dari Himalaya, di Nepal dan negeri cina sejak zaman purbakala digunakan antara lain pada gangguan alat pencernaan. Mengandung minyak atsiri dengan zat-zat aktif, antara lain alisin dan dialildisulfida. Alisin adalah zat yang memberikan baunya yang khas, berkhasiat menurunkan kadar kolesterol darah dan tekanan darah tinggi, serta menghambat penggumpalan darah. Ketiga sifat ini sangat berguna untuk mencegah pengerasan dinding pembuluh jantung dan infark jantung.

Selain itu zat-zat tersebut berkhasiat meringankan perasaan letih dan lemah, terutama pada para lansia. Bawang putih juga bekerja antibakteri, antivirus dan antijamur. Efek samapingnya jarang terjadi dan dapat berupa reaksi alergi pada kulit.

Dosis: 5g atau 2 siung bawang segar sehari dan sebaiknya yang telah dipotong kecil-kecil diletakkan antara roti atau nasi untuk kemudian ditelan tanpa dikunyah (agar tidak bau). Dapat juga dimakan 2 kali sehari 1 g serbuk bawang putih yang telah dikeringkan. Kapsul bawang putih (kyolic) 3 kali sehari 1-2 kapsul.

Loading...