Khasiat Lesitin dan Serat Gizi Untuk Kolesterol

http://kesehatankeluarga.netLesitin adalah persenyawaan dari fosfolipida dengan asam lemak tak jenuh yang terdapat dalam semua sel hidup (hewan dan tumbuhan). Lesitin merupakan zat penting yang dapat ditemukan dalam jaringan saraf, otak dan kuning telur. Juga terdapat dalam semua senyawa kolesterol (lipoprotein) dengan fungsi mengemulsi butir-butir kolesterol dalam darah. Khasiatnya untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi yang dianjurkan, secara ilmiah disangsikan karena lesitin tidak diserap utuh dalam usus, tetapi dirombak menjadi komponen-komponennya. Sebuah penelitian menujukkan bahwa khasiat ini berdasarkan pada kandungan asam lemak tak jenuh. Efeknya baru nyata pada dosis yang cukup besar.

Dosis: 3 kali sehari 1-2 g.

Serat gizi

Loading...

Adalah semua bagian dari makanan yang tidak dicerna dalam usus, misalnya sayuran yang serat-seratnya tampak jelas seperti yang terdapat dalam sayur bayam, kol, kacang panjang, buncis, dan sebagainya, serta buah-buahan seperti jeruk. Zat-zat yang tidak tampak sebagai serat, misalnya dalam terung, tomat, jenis-jenis kacang (kacang tanah, jogo, hijau, putih, kedelai, bogor, dan sebagainya) dan jagung. Termasuk dalam kelompok ini seperti gom dan pektin terdapat dalam buah-buahan tertentu (apel, jeruk, mangga, dan sebagainya).

Khasiatnya. Serat gizi terdiri dari selulosa, yang dalam usus  tidak dapat dirombak karena tidak tersedia enzim khusus untuk penguraiannya. Hal ini berlainan dengan usus hewan pemakan rumput (mengandung selulosa), antara lain sapi, kuda, kambing dan domba. Dalam usus selulosa, berkhasiat menarik air, mengembang dan menyerap baik sebagian dari lemak dan kolesterol maupun asam empedu, yang kemudian dikeluarkan dengan tinja. Dengan demikian hati “terpaksa” mengubah lagi kolesterol darah untuk membuat asam empedu baru, yang berfungsi mengemulsi zat-zat lemak agar mudah diserap usus. Akibatnya adalah kadar kolesterol total menurun. Disamping itu serat gizi memperbesar volume isi usus karena menarik air dan dengan demikian memperlancar buang air besar.

Dosis: pada umumnya sehari 250-300 g sayuran (mentah) atau buah-buahan yang mengandung  serat gizi. Juga dapat dimakan katul 3 kali sehari 1 sendok makan, yang harus diserta banyak minum air (2-3 liter sehari) agar tidak mengakibatkan sembelit.

Loading...