Dosis Dan Resorpsi Obat Dapson

Obat DapsonDapson: diaminodifenilsulfon, DDS, suatu inhibitor folat sintetase.

Dapson (1943) termasuk kelompok sulfon dengan rumus bangun, aktifitas antimikroba dan mekanisme kerja yang lebih kurang sama dengan sulfonamide.

Khasiatnya lebih kurang 10x lebih kuat dan juga lebih toksis. Daya kerja leprostatisnya kuat berdasarkan persaingan substrat dengan PABA serta inhibisi enzim folat sintetase kuman hingga pembentukan folat dan DNA dicegah.

Aktivitasnya ditiadakan oleh turunan PABA. Digunakan pada Lepra, TBC dan Dermatitis herpetiformis, juga sebagai profilaksis terhadap  malaria (bersama pirimetamin). Penggunaannya selalu dalam kombinasi dengan obat-obat lain, karena monoterapi dengan cepat menimbulkan resistensi.

Resorpsi

Dari usus hampir lengkap dengan kadar darah puncak dalam 1-3  jam. PP nya 70%, plasma t½ nya rata-rata 28 jam (10-50 jam).

Didalam hati zat ini mengalami siklus enterohepatik dan terjadi asetilasi menjadi metabolit  inaktif. Ekskresinya berlangsung 20% melalui kemih dan sebagian kecil lewat tinja.

Efek sampingnya jarang terjadi pada dosis biasa, antara lain sakit kepala, mual, muntah, sukar tidur dan tachycardia. Pada dosis tinggi dapat terjadi kelainan darah, (antara lain hemolysis dan methemoglobinemia), risiko dipertinggi oleh antagonis folat seperti pirimetamin dan sulfonamide. Dengan sulfonamide terdapat resistensi silang.

Dosis: bersama obat-obat lain permulaan 1 dd 50 mg, kemudian 1 dd 100 mg, maksimal 200 mg, anak-anak 1x sehari 1-1,5 mg/kg. pada dermatitis herp. 3-4 dd 50 mg, maksimal 300 mg/hari.