Cara Terjadinya Infeksi Jamur Pada Manusia

http://kesehatankeluarga.netTerjadinya infeksi

Pada keadaan normal kulit memiliki daya tangkis yang baik terhadap kuman dan jamur. Antara lain karena adanya suatu lapisan lemak pelindung dan terdapatnya”penghuni-penghuni” lain diatas permukaannya (flora bakteri), yang memelihara suatu keseimbangan biologis. Akan tetapi, bila lapisan pelindung tersebut rusak atau keseimbangan mikro-organisme terganggu, maka spora-spora dari fungi dapat dengan mudah mengakibatkan infeksi. Terutama pada kulit yang lembab, misalnya bila laki-laki tidak dikeringkan dengan baik setelah mandi, lembab karena berkeringat, akibat menggunakan sepatu tertutup. Atau terlalu banyak dan sering menggunakan sabun pada waktu mandi.

Penularan terjadi oleh spora-spora yang dilepaskan penderita mycosis bersamaan dengan serpihan kulit. Spora ini terdapat dimana-mana di tanah, antara lain pada debu rumah dan juga diudara, terutama dilingkungan yang panas dan lembab, ditempat banyak orang berjalan tanpa alas kaki, infeksi dengan spora paling sering terjadi, misalnya dikolam renang, spa, ruang olah raga, kamar ganti pakaian, dan kamar mandi.

Loading...

Setelah terjadi infeksi, spora tumbuh menjadi mycellium dengan menggunakan serpihan kulit sebagai makanan. Benang-benangnya merajalela keseluruh arah sehingga lokasi infeksi meluas. Enzim yang dibuat fungi menembus kebagian dalam kulit dan mengakibatkan suatu reaksi peradangan. Ini tampak sebagai bercak-bercak merah bundar, dengan batas-batas tajam, yang melepaskan serpihan kulit dan menimbulkan perasaan gatal-gatal. Menurut perkiraan ±30% dari penduduk Indonesia pada suatu waktu menderita salah satu infeksi jamur tersebut diatas.

Loading...