Cara Mengobati Sendiri Penyakit Panu

http://kesehatankeluarga.netPengobatan sendiri

Tidak semua gangguan kulit disebabkan oleh infeksi jamur, misalnya eksim adakalanya sukar dibedakan dari mycosis. Gejala-gejalanya bisa sangat mirip dan orang mudah terkecoh. Oleh sebab itu dalam hal-hal serius, perlu sekali dilakukan pemeriksaan mikroskopis (tes-KOH) dari serpihan untuk memastikan adanya hifa atau spora pada kulit yang terinfeksi. Bila infeksi dengan jelas disebabkan oleh jamur, seperti panu atau kutu air, dapatlah dicoba pengobatan sendiri. Untuk maksud tersebut tersedia banyak obat anti jamur yang dapat dibeli bebas.

Panu pada umumnya dapat diobati dengan zat pembunuh jamur (fungisid) asam salisilat, adakalanya dalam kombinasi dengan azam benzoat (Kalpanax). Yang terakhir hanya bekerja menghentikan pertumbuhan jamur (fungistatik), begitu pula asam undensilenat, yang baunya tengik dan tidak begitu disukai. Obat-obat yang berkhasiat mematikan jamur penyebab phytosporon adalah mikonazol (Daktarin), isokonazol (travogen) dan klotrimazol (Canesten). Obat-obat dalam bentuk krem 1-2% ini dapat dibeli bebas. Bila krem atau larutan alkohol (tingtur) digunakan secara teratur 2 kali sehari pada tempat yang terinfeksi panu, setelah beberapa minggu jamur akan musnah dan bercak-bercak putih hilang . untuk mematikan seluruh spora, pengobatan perlu diteruskan 1-2 minggu lagi.

Loading...

Infeksi jamur yang tidak diobati dapat menyebabkan infeksi bakteri melalui kulit yang pecah-pecah. Bila terjadi peradangan yang bernanah atau pembengkakan dan timbul demam, penderita harus konsultasi pada dokter.

Loading...