Cara menggunakan Obat tetes Mata pada Anak

kesehatankeluarga.netTetes mata

Persyaratan pembuatannya lebih ketat dari pada obat tetes lainnya, yakni selain isotonis, larutan harus memenuhi persyaratan mengenai derajat ke asaman(pH) dan sterilitas. Tetes mata yang tidak isotonis dan memiliki pH yang terlalu tinggi atau rendah dibandingkan dengan cairan pada mata dapat merangsang dan merusak mata. Tetesan yang tidak steril dapat mengakibatkan infeksi pada mata yang akhirnya bisa menyebabkan kebutaan. Ujung pipet pada waktu digunakan sukar sekali untuk tidak menyentuh kelopak atau bulu mata. Oleh karena itu untuk menghindari infeksi, tetes mata selalu mengandung suatu zat bakterisid kuat. Setelah digunakan, wadah ditutup secepat mungkin.

Cara menggunakan

Loading...

Tangan terlebih dahulu dicuci dengan baik. Kepala ditengadahkan dan mata dirahkan keatas. Kelopak mata bawah ditarik kebawah dengan jari telunjuk sehingga berbentuk selokan kecil. Wadah atau pipet dipegang antara jempol, telunjuk dan jari tengah, dan tangan disandarkan pada dahi, tepat diatas mata. Jatuhkan beberapa tetes kedalam ”selokan kecil”, lalu jari tengah menekan hidung disis ujung dalam dari mata, agar tetesan tidak segera mengalir keluar. Mata kemudian ditutup selama 1 menit. Bila perlu penetesan diulang pada mata sebelahnya.

Pada anak kecil (dibawah usia 10-12 tahun)sebaiknya dilakukan cara lain. Anak dibaringkan pada punggungnya dengan mata tertutup rapat, lalu 1 atau 2 tetes obat di jatuhkan pada ujung mata disisi hidung. Bila kemudian anak membuka matanya, tetesan akan masuk dengan sendirinya kedalam mata.

Loading...