Cara Menangani dan Mengobati Gejala Demam Berdarah

http://kesehatankeluarga.netPenanganan

Sampai sekarang belum terdapat obat anti viral spesifik terhadap dengue. Hanya gejalanya saja yang dapat ditangani secara simptomatis-menunjang, yaitu pada dengue klasik (DD) istrahat ditempat tidur dan pemberian zat anti demam. Sebaiknya diberikan parasetamol yang berdaya anti demam dan anti nyeri.

Asetosal dan obat rema (antara lain ibuprofen, naproksen) tidak dianjurkan karena cenderung mengencerkan darah, juga perlu banyak minum, 1½-2 liter air dalam 24 jam, misalnya berupa larutan rehidrasi oral (Oralit).

Loading...

Bila timbul gejala-gejala DBD, seperti nyeri perut akut atau turunnya trombosit di bawah 100.000/mm3, maka dasar penanganan terdiri atas pergantian cairan pembuluh darah dengan infus intravena larutan garam.

Kerusakan dinding kapiler menimbulkan peningkatan permeabilitasnya sehingga menyebabkan kebocoran plasma dari pembuluh darah yang dapat berakibat dehidrasi dan timbulnya dengue terparah DSS. Untuk penanganan serius ini dan menghindarkan akibat fatal, penderita perlu segera dibawa kerumah sakit.

Dengan terapi penunjang yang baik insidensi kematian akibat infeksi DBD dan DSS terbatas sampai 1-3%, tetapi bila diabaikan dapat meningkat sampai 50%.

Penanganan sendiri

Obat rakyat

Seringkali dilaporkan bahwa minum jus (perasan) jambu biji dapat meningkatkan jumlah trombosit. Hal ini belum dipastikan secara ilmiah karena itu perlu diteliti lebih lanjut mengenai kebenarannya, tetapi tidak ada salahnya untuk minum perasan ini 2-3 kali sehari 200-300 ml. seperti sudah dikemukakan diatas, yang mutlak terpenting adalah bahwa penderita dengue klasik (DD) harus banyak minum air untuk menghindari pengentalan darah.

Penting

Penderita yang dicurigai menderita demam berdarah dengue (DBD, waspadai gejala-gejalanya) sebaiknya sedini mungkin dirawat dirumah sakit untuk mendapatkan penanganan optimal dengan antara lain pemberian infus  dan obat penunjang seperti obat mual dan penurun panas.

Loading...