Bagaimana Proses Timbulnya Mual dan Muntah

Proses timbulnya mual dan muntah

Adakalanya muntah merupakan suatu reaksi perlindungan dari tubuh terhadap beberapa peristiwa, misalnya minuman keras (anggur, bir) atau terhadap zat beracun yang terdapat dalam makanan busuk.

Setelah zat tersebut dimuntahkan, maka perasaan mual akan lenyap. Muntah tidak ada fungsinya dan hanya merupakan gejala dari suatu penyakit, misalnya kanker lambung, radang pancreas, mabuk jalan, dan kehamilan.

Loading...

Dapat pula merupakan efek samping dari obat-obat tertentu, seperti hormone-hormon wanita, morfin, tetrasiklin, dan obat-obat kemoterapi.

Pusat muntah.

Kecenderungan muntah timbul bila pusat muntah di sumsum dirangsang, antara lain akibat rangsangan dari saluran cerna. Misalnya, bila gerakan lambung terhambat akibat sesuatu sebab atau bila terdapat luka-luka pada selaput lendirnya.

Dari tempat itu dikirimkan isyarat melalui saraf-saraf ke pusat muntah dengan perantaraan senyawa dopamine sebagai hormone “pesuruh”.

Akibat efek rangsangan ini, pusat muntah mengirimkan perintah melalui saraf-saraf lain ke otot-otot  sekat rongga badan (diafragma) dan otot-otot perut untuk mengerut (kontraksi) dan dengan demikian menimbulkan refleks muntah.

Selain saluran cerna, juga organ-organ lain dapat merangsang secara langsung pusat muntah, misalnya lidah (bagian belakang, bila ditekan dengan jari), jantung (pada infark) dan buah sakar (bila ditekan).

Chemo Trigger Zone  (C.T.Z). secara tidak langsung pusat muntah dapat pula dirangsang melalui suatu daerah dengan banyak reseptor, yang disebut Chemo Trigger Zone dan terletak dekat pusat muntah (dan pusat batuk/nafas) disumsum lanjutan.

Misalnya obat-obat tersebut diatas menimbulkan rasa mual melalui CTZ ini dan juga karena naik turunnya kadar hormone pada wanita hamil. Begitu pula gangguan pada fungsi organ keseimbangan dapat menyebabkan mabuk jalan.

Loading...