Bagaimana Peran Usus Halus dan Usus Besar Dalam Proses Pencernaan

http://kesehatankeluarga.netUsus Halus

Bubur makanan yang sudah menjadi setengah cair (chymus), sedikit demi sedikit didorong oleh gerakan-gerakan peristaltic  lambung kearah usus halus. Di ujung lambung (Phylorus) terdapat pula katub melingkar, yang mengatur perjalanan bubur kesatu arah. Usus halus ini terdiri dari tiga bagian, yakni usus dua belas jari (20-25 cm), pangkal usus halus (2,5) dan ujung usus halus (3,5 m), melalui suatu saluran kecil,  pangkreas menyalurkan getahnya kedalam usus dua belas jari dan kantung empedu melepaskan empedu kedalam saluran yang sama.

Getah pancreas (pankreatin) disekresi oleh pangkreas setiap waktu pylorus membuka diri untuk meneruskan chymus ke dalam usus dua belas jari dan membantu mencernakan makanan lebih lanjut.  Getah ini juga mengandung natrium bikarbonat yang berfungsi menetralisasi asam lambung sehingga chymus bereaksi netral.

Loading...

Empedu dibuat dalam hati dan setelah dipekatkan dalan kandung empedu disalurkan pula kedalam usus duabelas jari melaui saluran pancreas. Fungsi utamanya adalah untuk mengemulgir asam lemak yang tak dapat larut sehingga menjadi butir-butir kecil yang mudah diserap.

Penyerapan dari unsur-unsur  makanan berlangsung melalui selaput lendir usus halus . Untuk menjamin absorbsi yang baik, mukosa mengandung banyak sekali jonjot-jonjot, yang sangat memperluas pemukaannya. Disini terjadi pula absorbs kembali dari sebagian besar air dan garam-garam.

Usus Besar

Usus Besar (± 1,5 m panjangnya) fungsi utamanya untuk absorbs kembali air dan garam sehingga sisa makanan yang tidak dicernakan menjadi lebih padat. Disini terdapat jonjot-jonjot, walaupun lebih sedikit, untuk memperbesar permukaan. Usus besar mengandung sejumlah besar bakteri, yaitu kuman baik yang ahrus seimbang dan mengontrol kuman jahat yang bila jumlahnya lebih banyak, dapat menimbulkan penyakit. Flora usus ini berfungsi menyelesaikan pencernaan melalui proses peragian, juga untuk sintesa vitamin tertentu (vitamin B dan K), yang hanya diserap bila terdapat asam empedu. Sisa makanan dikeluarkan sebagai tinja melalui poros usus kira-kira 20 jam setelah makan.

Loading...