daftar nama obat paten dan fungsinya

Obat Paten

Bila suatu industry menemukan obat baru, maka segera dimintakan paten atau oktroi mengenai cara pembuatannya agar pesaing tidak dapat menirunya. Nama paten yang diberikan pada suatu obat juga Selengkapnya...

Obat yang masuk daftar W

OBAT DAFTAR W Obat Daftar W, juga disebut daftar obat keras bebas terbatas, mengandung “obat-obat terhadap jenis-jenis penyakit yang pengobatannya dianggap telah dapat ditetapkan sendiri oleh rakyat banyak Selengkapnya...

Obat Keras yang ada di Apotik

OBAT DAFTAR G Daftar G mencakup semua obat keras yang hanya dapat dibeli di apotik berdasarkan resep dokter, seperti antibiotika, hormone kelamin, obat kanker, obat penyakit gula, obat Selengkapnya...

Cara Untuk Memasarkan Obat di Indonesia

Jenis-jenis obat yang diperdagangkan Sebelum suatu obat diperdagangkan, pabrik harus mendaftarkannya terlebih dahulu pada Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dari Departemen Kesehatan R.I., sebagai implementasi peraturan Menkes Selengkapnya...

Obat Dokter dan Obat Khusus untuk Infeksi Jamur

 Pengobatan oleh dokter Candida yang tidak disembuhkan dengan pengobatan sendiri dapat ditangani oleh dokter dengan turunan mikonazol yang lebih kuat, yaitu isokonazol (gyno-Travogen) dan klotrimazol (Gyne-Lotremin), dalam bentuk Selengkapnya...

Obat Generik

Bila industry lain berhasil membuat obat baru tersebut diatas menurut cara yang berlainan, maka obat boleh diperdagangkan olehnya, tetapi dengan menggunakan nama paten lain. Begitu pula sesudah oktroi Selengkapnya...

Peraturan Obat di Indonesia

PERUNDANG-UNDANGAN OBAT Indonesia mengenal sejumlah undang-undang obat yang dahulu disebut Ordonansi, yang antara lain mengatur penyimpanan, perdagangan dan penyerahan semua obat. Yang terpenting adalah Daftar Narkotika (dahulu: Ordonansi Selengkapnya...

Obat Serbuk dan Cara Mennggunakannya

 Serbuk   Biasanya serbuk mengandung obat dengan zat pengisi (laktosa) sampai berat tertentu (0,5-1 g). dikemas dalam kertas puder(perkamen) atau dalam sebuah kantong kecil tertutup (sachet). Selain itu dikenal Selengkapnya...

Dosis Mitoxantron dan Bleomisin

Mitoxantron (Novantrone) adalah derivate doksorubisin yang kurang toksis (1984), tetapi aktivitasya juga lebih ringan. Obat ini terutama digunakan pada kanker mamma yang tersebar dan limfoma non-Hodgkin. Tidak ada Selengkapnya...

Dosis Daunorubisin dan Epirubisin

Daunorubisin (daunoblastina) adalah derivate dengan khasiat dan efek samping yang sama (1966). Obat ini terutama digunakan pada leukemia akut, resistensi silang dengan doksorubisin dapat terjadi. Dosisnya 30-60 mg/m2 Selengkapnya...

Obat Vinkristin dan Podofilin

Vinkristin (krebin, Oncovin) (1963) pada garis besarnya sama spectrum kerja dan penggunaannya dengan vinblastin, antara kedua obat tidak terdapat resistensi-silang lengkap. Pada leukemia limfoblast obat ini lebih ampuh, Selengkapnya...

Dosis Dan Resorpsi Obat Dapson

Dapson: diaminodifenilsulfon, DDS, suatu inhibitor folat sintetase. Dapson (1943) termasuk kelompok sulfon dengan rumus bangun, aktifitas antimikroba dan mekanisme kerja yang lebih kurang sama dengan sulfonamide. Khasiatnya lebih Selengkapnya...

Merkaptopurin dan Azathioprin

Merkaptopurin: Puri-Nethol. Derivate-thiol dari purin ini adalah antagonis-purin dengan daya sitostatis yang berdasarkan penghambatan sintesa purin dan DNA di sel-sel yang tumbuh pesat. Terutama digunakan pada leukemia akut Selengkapnya...

Etoposida dan Paclitaxel Untuk Kanker

Etoposida (VP-16-213, Vepesid) terutama digunakan dalam kombinasi dengan bleomisin, karboplatin dan cisplatin pada kanker testis dan paru, juga pada kanker buah dada dan non-Hodgkin. Daya kerjanya menghambat topoisomerase-II, Selengkapnya...

Obat Khusus Untuk Nyeri dan Lambung

Mefenamat (ponstan) termasuk kelompok obat “rema” karena banyak digunakan pada rema sendi berkat daya anti radangnya. Obat rema ini amat ampuh melawan nyeri yang disertai peradangan dan pembengkakan, Selengkapnya...

Jenis-Jenis Obat Tablet yang banyak digunakan

Tablet isap Dimaksudkan bekerja setempat di mulut atau tenggorok. Tablet hendaknya diisap dengan perlahan-lahan tanpa dikunyah. Banyak tablet isap mengandung suatu zat antiseptic untuk menghentikan pertumbuhan atau mematikan Selengkapnya...